LARANGAN MEROKOK DI PENGADILAN AGAMA WONOSOBO

Cetak

LARANGAN MEROKOK

DI PENGADILAN AGAMA WONOSOBO

Di kantor Pengadilan Agama Wonosobo sejak medio April 2009 ada pemandangan berbeda dari hari-hari sebelumnya, yakni di setiap sudut  kantor ada tulisan besar warna merah DILARANG MEROKOK  bahkan di pintu-pintu ruangan ada stiker bertuliskan sama,  gagasan ini bermula dari keprihatinan beberapa pegawai yang mengeluhkan kotornya kantor dari putung rokok yang dibuang sembarangan, terutama pada hari-hari di mana volume sidangnya banyak, ditambah lagi sidang mediasi di lantai 2, keluhan pegawai didengar oleh Misbahul Munir Panitera PA Wonosobo, lalu Panitera membuat kebijakaan larangan merokok di lingkungan kantor Pengadilan Agama Wonosobo.

Image 

Pada awalnya para “penikmat nikotin” baik dari pegawai ataupun para pencari keadilan merasa gerah dengan peraturan yang dianggap nyleneh ini, bahkan tidak jarang sentilan-sentilan yang lucu seperti “kaya di SPBU aja” katanya,  namun lama kelamaan mereka pun terbiasa, bahkan sekarang para pegawai dan pencari keadilan  telah menikmati hasilnya, kantor bersih, udara segar  dan nyaman, terbebas dari asap rokok yang konon mengandung banyak racun yang berbahaya bagi kesehatan, baik bagi perokok aktif maupun perokok pasif.

Image

Misbahul Munir menyadari bahwa bagi pecandu rokok, meninggalkan kebiasaan merokok tidaklah mudah, oleh sebab itu “Keharaman” merokok di lingkungan PA Wonosobo, tidaklah mutlak, Panitera menyediakan tempat khusus bagi yang mau merokok, salah satunya di luar ruangan (baca halaman kantor) dan Pentry, hal ini dimaksudkan agar hak azasi perokok tidak terpasung, demikian juga hak azasi  bagi orang yang tidak suka asap rokok tidak dilanggar,

 Ketika dikonfirmasi oleh www.pawonosobo-ptasemarang.net , Misbah (panggilan akrab Pansek Wonosobo) hanya berujar pendek, “PA adalah ujung tombak penegakkan syariah, jika MUI sudah mengharamkan rokok, maka sudah semestinya kita lembaga pertama yang mematuhinya”, benar juga ya…