Cetak

APEL PERDANA

PASCA SURAT EDARAN PENGADILAN TINGGI AGAMA SEMARANG

            Tepat pukul 07.30 WIB hari Senin tanggal 8 September 2014, apel pagi pegawai Pengadilan Agama Wonosobo kelas I A dimulai. Apel pegawai yang diikuti oleh para hakim, pejabat fungsional, pejabat structural dan staf serta pegawai honor di lingkungan Pengadilan Agama Wonosobo tersebut merupakan apel perdana pasca Surat Edaran Pengadilan Tinggi Agama Semarang. Surat Edaran dimaksud Nomor W11-A/2087/OT.01.3/2014 tanggal 2 September 2014, yang berisi antara lain : Melaksanakan apel pagi jam 07.30 WIB setiap hari Senin dalam rangka pembinaan aparatur serta mengirimkan daftar absen apel pagi kepada Pengadilan Tinggi Agama Semarang melalui email: Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya



Bertindak selaku Pembina  apel adalah Drs. H. Malik Ibrahim, S.H., M.H, Ketua Pengadilan Agama Wonosobo. Sebelum Pembina menyampaikan amanat diucapkan ikrar 10 budaya malu oleh seluruh peserta apel, yang berbunyi:

Kami aparatur Pengadilan Agama Wonosobo, senantiasa:

  1. Malu datang  terlambat;
  2. Malu tidak berpakaian rapi;
  3. Malu pulang lebih awal;
  4. Malu tidak masuk kantor;
  5. Malu selalu sering izin;
  6. Malu berpakaian dinas tidak sesuai aturan;
  7. Malu bekerja tanpa program;
  8. Malu pekerjaan terbengkelai;
  9. Malu tidak bertanggungjawab terhadap pekerjaan;
  10. Malu tidak bertatakrama dan tidak sopan santun.


Dalam amanatnya, Ketua Pengadilan AgamaWonosobo  menyampaikan antara lain:” Kita telah terbiasa melaksanakan apel pagi pada setiap hari Senin, namun apel pagi ini berbeda dengan apel-apel sebelumnya, karena mulai hari ini pada setiap apel pagi  semua pegawai akan ikrar 10 budaya malu sebagaimana yang telah diucapkan tadi. Dengan ikrar itu diharapkan akan tumbuh budaya malu pada semua pegawai sehingga setiap tugas yang diemban oleh masing-masing pegawai akan selesai dengan lebih baik terutama yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat pencari keadilan. Setiap pegawai yang melanggar  akan dijatuhkan sanksi secara hirarkhis sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku”

 Lebih lanjut disampaikan ”Setelah  apel ini, semua peserta apel supaya menandatangani daftar hadir apel pagi yang selanjutnya daftar hadir tersebut akan dikirim melalui email ke Pengadilan Tinggi Agama Semarang.”

Apel  pagi ini diakhiri dengan pembacaan do’a oleh H. Ibrahim Asfari, S.H Hakim Pengadilan Agama Wonosobo, dan dilanjutkan dengan tandatangan  daftar hadir apel yang telah disiapkan di meja resepsionis. (tim  redaksi).

 

Dalam amanatnya, Ketua Pengadilan AgamaWonosobo  menyampaikan antara lain:” Kita telah terbiasa melaksanakan apel pagi pada setiap hari Senin, namun apel pagi ini berbeda dengan apel-apel sebelumnya, karena mulai hari ini pada setiap apel pagi  semua pegawai akan ikrar 10 budaya malu sebagaimana yang telah diucapkan tadi. Dengan ikrar itu diharapkan akan tumbuh budaya malu pada semua pegawai sehingga setiap tugas yang diemban oleh masing-masing pegawai akan selesai dengan lebih baik terutama yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat pencari keadilan. Setiap pegawai yang melanggar  akan dijatuhkan sanksi secara hirarkhis sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku”

 

Lebih lanjut disampaikan ”Setelah  apel ini, semua peserta apel supaya menandatangani daftar hadir apel pagi yang selanjutnya daftar hadir tersebut akan dikirim melalui email ke Pengadilan Tinggi Agama Semarang.”

Apel  pagi ini diakhiri dengan pembacaan do’a oleh H. Ibrahim Asfari, S.H Hakim Pengadilan Agama Wonosobo, dan dilanjutkan dengan tandatangan  daftar hadir apel yang telah disiapkan di meja resepsionis. (tim  redaksi).