You are here:
E-mail Cetak PDF

ARTI PENTINGNYA FILTER BAGI PARA PEMUDA

 

Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda ke 90 tahun 2018 hari Senin 29 Oktober 2018 seluruh pegawai Pengadilan Agama Wonosobo melaksanakan upacara dihalaman Kantor Pengadilan Agama Wonosobo.

spe1

Upacara hari Sumpah Pemuda yang tahun ini bertemakan “Bangun Pemuda Satukan Indonesia “ dimulai tepat pada pukul 08.00 dengan Inspektur Upacara Ketua Pengadilan Agama Wonosobo Drs. Muh. Zainudin SH. MH.

Tidak seperti biasanya apacara kali ini hampir semua petugasnya dilaksanakan oleh generasi muda yakni cakim-cakim yang sedang magang di Pengadilan Agama Wonosobo.

spe2

Sebagai komandan upacara Moh. Irsyad Abdul Anam S.Sy, setelah memimpin penghormatan selanjutnya melaporkan kesiapannya untuk melaksanakan upacara yang dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Pembina upacara.

Setelah pembacaan teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia tahun 1928 yang dibacakan oleh Putra Tondi Martu H. SHI dilanjutkan dengan amanat dari Pembina upacara. Dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan sambutan dari Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrowi yang menekankan pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlaq mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia;

spe3

Lebih lanjut Ketua PA Wonosobo tersebut menyatakan pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita un tuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing, namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negative, informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari hoax, hate speech, pornografi, narkoba, pergaulan nenas hinga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila kaum muda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan serta kedwasaan dalam berbangsa dan bernegara.

Setelah amanat tersebut disampaikan dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dibacakan oleh cakim Ahmad Jumadi SH . (lap.arievhumas pawsb);

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH