You are here:
E-mail Cetak PDF

“CARICA” SIMBOL SAPM

PENGADILAN AGAMA WONOSOBO

Menindak lanjuti rapat sosialisasi SAPM pagi hari dalam hari yang dilakukan rapat lanjutan yang sudah menyangkut mengenai teknis pelaksanaan SAPM.

Acara sosialisasi dilakukan pada hari Senin tanggal 16 Juli 2018 pukul 15.00 dengan dihadiri oleh seluruh pegawai Pengadilan Agama Wonosobo. Agenda acara sosialisasi tersebut adalah Breafing pembahasan konteks organisasi dan SWOT.

Sebelum acara pokok dilakukan dengan dipimpin oleh Ketua SAPM peserta rapat diajak untuk mendiskusikan symbol apa yang tepat untuk pelaksanaan SAPM di Pengadilan Agama Wonosobo.

Setelah dilakukan diskusi yang cukup alot akhirnya peserta rapat sepakat menjadi CARICA sebagai symbol SAPM di Pengadilan Agama Wonosobo.

Nama tersebut selanjutnya diuraikan dengan Cermat, Akuntabel, Ringkas, Inovasi, Cepat dan Amanah .


Sebagaimana kita ketahui Carica adalah buah-buahan khusus berada di Wonosobo tepatnya di daerah Dieng. Didunia ini Carica hanya tumbuh di dua Negara yakni di Swedia dan Indonesia tepatnya di Wonosobo.


Ketua SAPM mengatakan simbol ini penting mengingat didalam pelaksanaan tugas kita harus menangani secara cermat dan tidak asa-asalan,

Akuntabel diartikan apa yang kita kerjakan mampu kita pertanggung jawabkan, hal tersebut akan dapat kita wujudkan kalau kita memahami peraturan perundang-undangan yang ada yang dapat dijadikan rel dapat kita melaksanakan tugas.

Ringkas dapat diterapkan oleh seluruh pegawai baik dalam bentuk lisan maupun tulisan sehingga mudah dipahami oleh para pencari keadilan khususnya dan stakeholders pada umumnya;

Inovasi dapat diartikan penuh kreatifitas didalam pelaksanaan tugas sehingga mampu memenuhi kepuasan para pencari keadilan.

Amanah diartikan kita mampu melaksanakan tugas yang dibebankan kepada kita dengan baik.


Ketua SAPM selanjutnya membahas konteks organisasi dan SWOT yang merupakan langkah awal dari pelaksanaan SAPM, dengan memahami SWOT ini maka kita akan mengetahui apa modal kekuatan kita, apa kelemahannya, apa peluang serta tantangannya, dengan mengetahui hal ini maka kita akan dapat selalu mampu mengantisipasi setiap hal yang akan mungkin terjadi didalam lembaga kita sekaligus apa solusi yang dapat kita laksanakan.

Tepat pukul 16.30 acara sosialisasi ditutup dan ketua SAPM mengharapkan agar seluruh pegawai pengadilan Agama Wonosobo dapat berperan lebih aktif dalam SAPM ini agar sertifikat SAPM dapat kita raih pada tahun ini;. (lap.ariefhumaspawsb).

  Sebagaimana kita ketahui Pengadilan Agama Wonosobo saat ini sedang berusaha untuk mendapatkan Sertifikasi Akreditasi Penjaminan Mutu yang dilaksanakan oleh Mahkamah Agung. Ketua SAPM Pengadilan Agama Wonosobo Drs. Khotibul Umam berusaha memberikan motifasi kepada seluruh pegawai Pengadilan Agama Wonosobo agar sertifikat tersebut dapat kita raih.

Untuk dapat melakukan SAPM tersebut Ketua Pengadilan Agama Wonosobo membentuk panitia yang didalamnya ditunjuk beberapa orang penanggung jawab , ada empat penanggung jawab yaitu : Penanggung Jawab Administrasi Manajemen, Kesekretariatan, Kepaniteraan dan Sarana Prasarana.

Setelah masing-masing PJ tersebut melakukan tugasnya sebelum dilakukan Assesman ekternal maka terlebih dahulu dinilai oleh Assesman internal yang sekaligus dapat dijadikan sebagai acuan bagi Assesman ekternal didalam melakukan penilaian.

Untuk dapat menjadi Assesman internal maka terlebih dahulu harus mengikuti sosialisasi Assesman yang selanjutnya akan diberikan sertifikat Assesman.

Pada hari Jum’at tanggal 20 Juli 2018 Pengadilan Agama Wonosobo melakukan pelatihan Assesman yang bertugas untuk memberikan penilaian atas hasil kerja masing-masing penanggung jawab bidang baik yang menyangkut aturan, acuan serta implementasinya di Kantor Pengadilan Agama Wonosobo.

Dalam sambutannya Ketua SAPM mengatakan agar para calon Assesman harus betul-betul memahami tugas dan tanggung jawabnyaae