You are here:
E-mail Cetak PDF

UPACARA PERINGATAN HUT KEMERDEKAAN RI

DI PENGADILAN AGAMA WONOSOBO

 

Hari Kamis tanggal 17 Agustus 2017 Pengadilan Agama Wonosobo kelas IA melakukan upacara untuk memperingati hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI yang ke 72.

Upacara kali ini dipimpin oleh Komandan upacara Komar SH, setelah memberikan penghormatan kepada Inspektur Upacara selanjutnya komandan yang merupakan juru sita dan kasir di Pengadilan Agama Wonosobo tersebut melaporkan kesiapan barisan untuk mengikuti Upacara HUT RI yang ke 72’.

Tidak seperti upacara-upacara sebelumnya, upacara kali ini diikuti oleh banyak peserta, mulai dari Hakim Pengadilan Agama Wonosobo, para pejabat kepaniteraan dan kesekretariatan para staf dan pegawai honorer. Disamping itu juga diikuti oleh peserta PPL dari siswa SMK di Wonosobo dan 51 orang Mahasiswa UNSIQ (Universitas Sains Al-Qur’an) Wonosobo yang juga sedang melakukan PPL di Pengadilan Agama Wonosobo.

 Diantara acara yang cukup penting dalam upacara tersebut adalah pengibaran Bendera Merah Putih yang dalam kesempatan ini dilakukan oleh 3 orang pegawai Pengadilan Agama Wonosobo, ketiga orang tersebut adalah Rizkia Kurniawati, Laely Karinawati dan Rizkia Vina Mirzana. Dalam pengibaran bendera Merah Putih tersebut peserta upacara nampak hening memperhatikan langkah demi langkah petugas yang mengibarkan bendera.

Upacara dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara yang dilanjutkan dengan Pembacaan Teks Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta Upacara.

Wakil Ketua Pengadilan Agama Wonosobo, Drs. H. Engkos Hasyim Koswara SH dalam kesempatan ini bertindak selaku Inspektur Upacara, juga membacakan teks Proklamasi

Dilanjutkan dengan pembacaan Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 yang dibacakan oleh Ika Nursarie Amd.

Kemudian disampaikan amanat oleh Inspektur Upacara, Wakil Ketua Pengadilan Agama Wonosobo yang berasal dari Subang Jawa Barat ini dalam amanatnya mensitir perkataan Bung Karno sang Proklamator “Indonesia bukan satu Negara untuk satu golongan. Tetapi Negara “semua buat semua” satu buat semua, semua buat satu “ dengan kata lain perlu adanya kebersamaan.

Wakil Ketua yang sudah dua kali mendapat penghargaan dari Presiden berupa pengabdian 20 dan 30 tahun juga menegaskan ,semangat kebersamaan ini yang harus dibangun bukan hanya ketika merayakan proklamasi saja, tetapi harus terpateri dalam hati sanubari setiap warga Negara Indonesia, sebagaimana yang dilakukan oleh para pahlawan pendahulu kita..

Lebih jauh Pria asal Subang ini menjelaskan, yang diperlukan oleh bangsa Indonesia saat ini adalah menemukan kembali “Indonesia” yang hilang itu. Indonesia dengan sederet tokoh yang visioner, dan tidak perlu di dorong-dorong untuk “kerja bersama”. Karena mereka paham bahwa Indonesia adalah rumah besar narasi bagi bangsa yang demikian majemuk, Memang tidak mudah untuk melakukan kerja bersama. Tetapi dengan bercermin pada sejarah masa lalu itulah kita mutlak perlu untuk membangun kembali kepercayaan, bahwa negeri ini masih menjanjikan harapan lebih baik bagi generasi mendatang.

Setelah amanat tersebut dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dibacakan oleh Hakim Pengadilan Agama Wonosobo Drs. Muhyidin.

Segenap Tim Redaktur mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI yang ke 72, Semoga bangsa Indonesia akan semakin maju dan selalu dalam keberkahan Allah swt. Amiin. (lap.ariefhumas pa wsb).

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH