You are here:
E-mail Cetak PDF

TIGA KUNCI SUKSES 

Selama dua hari yakni hari Selasa dan Rabu tanggal 27 dan 28 September 2016 Pengadilan Agama Wonosobo dikunjungi Tim Pengawas dari Pengadilan Tinggi Agama Jawa Tengah. Tim terdiri dari 4 orang yang dipimpin oleh Hakim Tinggi Pengawas Daerah Drs. H. Muri SH. MM. dengan Anggota Drs. HM. Baidowi SH.MH, Joko Waluyo SH dan Drs. Akhmad Mansyur MH.

Selama dua hari tersebut keempat pengawas tersebut memeriksa sekaligus memberi pembinaan terhadap semua bagian baik kepaniteraan maupun kesekretariatan termasuk Ketua Pengadilan dan Wakil Ketua Pengadilan Agama yang merupakan koordinator pengawasan di Pengadilan Agama Wonosobo;

Setelah pengawasan selesai selanjutnya dilakukan expose yang berlangsung di ruang pertemuan Pengadilan Agama Wonsobo.

Pengawasan dilakukan dengan mengambil 5 sampel berkas perkara yang diambil secara acak yang selanjutnya dilakukan pemeriksaan dari sisi administrasi persidangan termasuk fisik berkas tersebut mulai dari SKUM, PMH, PHS sampai dengan putusan, tidak banyak yang ditemukan, namun pengawas dari Pengadilan Tinggi Agama Jawa Tengah yakni Drs. HM. Baidlowi SH.MH berharap agar didalam melakukan suatu pekerjaan kita harus berpedoman terhadap peraturan yang ada baik Peraturan maupun Surat Edaran Mahkamah Agung Surat Edaran Dirjen maupun Buku II dari Mahkamah Agung RI.

Di bidang kesekretariatan Drs. Ahmad Mansyur MH.mengharapkan agar bidang kesekretariatan selalu mempedomani Peraturan-peraturan yang baru yang merupakan acuan didalam melakukan pekerjaan, termasuk Perma No. 7 tahun 2016 yang khusus menyangkut Pengadilan Agama.

Sedang di bagian Register Joko Waluyo SH. mengatakan agar kolom-kolom yang ada di Register yang belum terisi agar diisi sesuai dengan kegiatan yang ada, termasuk Register yang tidak ada kegiatan harus tetap diisi serta di paraf dan ditanda tangani oleh Ketua Pengadilan;

Di bagian Managemen Peradilan dan Pelayanan Publik disampaikan langsung oleh Ketua Tim Pengawas yakni Drs. H. Muri MH . Dimana dalam temuannya beliau mengemukakan agar Program kerja yang telah ada agar pelaksanaannya dilakukan evaluasi, baik pencapaiannya maupun hambatan-hambartan yang dihadapi; SOP di Pengadilan Agama Wonosobo sudah sangat bagus tinggal realisasi dari SOP itu yang perlu untuk ditingkatkan.

Dalam kesempatan tersebut mantan Hakim di wilayah NTT ini mengatakan ada tiga kunci utama keberhasilan suatu lembaga :

Pertama : Kebersamaan, hal ini merupakan kunci yang paling menentukan terhadap keberhasilan suatu lembaga, apalagi Pengadilan Agama didalam bekerja merupakan kerja Tim (Team Work) mulai dari Pimpinan Pengadilan Hakim, Panitera Pengganti, Juru Sita, termasuk kepaniteraan, tanpa ada kerjasama sulit akan terwujud hasil yang maksimal;

Kedua : Kejujuran/Transparan, syarat kedua ini wajib dimiliki oleh seluruh pegawai Pengadilan Agama Wonosobo. Pekerjaan yang kita lakukan di Pengadilan Agama tidak hanya dilihat dan dinilai oleh pimpinan atau lembaga pengawasan yang ada namun disaksikan juga oleh Allah swt. Oleh karena itu kita kejujuran sangat dituntut didalam kita melakukan pekerjaan;

Ketiga : Tanggung jawab. Keberhasilan kantor ini adalah tanggung jawab bersama mulai dari unsur pimpinan sampai staf . Tanggung jawab disini tentu saja disesuaikan dengan job discription yang ada yang dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada,

Tepat pukul 16.10 WIB acara expose selesai dan ditutup oleh Ketua Pengadilan Agama Wonosobo Drs.H. Tahrir. Beliau berharap agar temuan-temuan didalam pengawasan tersebut agar secepatnya ditindak lanjuti dengan sebaik-baiknya.(lap.arief humas pa wsb).

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH